Lawyer seharusnya tidak hanya paham hukum | DÉ PERFECT Indonesia | @deperfectofficial — Dear Delovers...
Tidak semua Lawyer belajar kinesik, paralinguistik, mikroekspresi, intelligence and law-enforcement, ilmu yang bisa di pakai buat cross examination, negotiation, mediasi dan pleidoi. Tidak semua lawyer belajar intelligence thinking.
Banyak pengacara hanya fokus teks hukum saja. Padahal praktik hukum 50% hukum tertulis dan 50% perilaku manusia.
Lawyer seharusnya tidak hanya paham hukum, tapi juga paham manusia. Mampu membaca apa yang tidak diucapkan, mendengar yang tidak terdengar, dan melihat yang disembunyikan.

Kerjakan Apa Yang Nyaman Untuk Dirimu | Konsep perawatan wajah DÉ PERFECT adalah skincare-an suka-suka dan hasilnya luar biasa

